Rabu, 15 Januari 2014

Include file pada bahasa pemrograman C

Halow kawan-kawan!!! :) Artikel balajar bahasa pemrograman C di pintarcoding.com kali ini akan membahas tentang bagaimana sih cara include file, dalam hal ini kita mempunya 2 file yang telah kita buat, tapi bukan seperti file pada pembahasan sebelumnya tentang membuat dan menulis file tapi 2 file yang berisi sourcecode bahasa c. misalnya kita akan membuat beberapa fungsi dan meletakannya dalam suatu file yang berbeda dari fungsi main kemudian memanggil fungsi-fungsi tersebut dari fungsi main. Nah dalam artikel ini nanti akan membahas caranya... :)

Kasus ini berguna saat kita buat program yang menggunakan lumayan banyak fungsi atau mungkin program skala besar. Nah dengan mengelompokan fungsi-fungsi yang kita buat pada file-file tertentu akan memudahkan kita dalam melakukan debugging atau mempelajari sourcecode kita kembali, tapi bukan berarti semakin banyak pengelompokan fungsi akan membuat program semakin mudah dipelajari, dalam kondisi tertentu ini membantu tapi dalam kondisi lain ini mungkin akan menyusahkan.

Oke langsung saja pada kasusnya, misalnya kita akan membuat suatu fungsi faktorial. Faktorial itu sendiri merupakan suatu hmmm apa ya, pokoknya suatu hal yang berkaitan dengan matematika... :) begini rumusnya misal 3 faktorial biasa ditulis 3!, cara menghitungnya adalah 1 x 2 x 3 = 6... Ya kira-kira begitu...

Pertama buat dulu file main.c dan fungsi.c, dan tempatkan pada satu folder. Buka file fungsi.c kemudian buat fungsi faktorial yang akan menghitung nilai faktorial. Berikut isi dari fungsi.c:
int faktorial(int a) {
    int i, total = 1;
    for (i=1; i<=a; i++) {
        total = total * i;
    }
    return total;
}
Setelah fungsi.c sudah diisi dengan sourcecode diatas, kemudian buka file main.c dan isi dengan sourcecode berikut:
#include <stdio.h>
#include "fungsi.c"

void main() {
    int fkt = 0, bilangan = 3;
    fkt = faktorial(bilangan);
    
    printf("%d! = %d\n", bilangan, fkt);
    printf("\n-- end of program --\n");

}
coba compile file sourcecode main.c kemudian jalankan. Maka akan menghasilkan:
 3! = 6 
Bagaimana mudahkan? Sebagai informasi tambahan perhatikan pada perintah include pada file main.c, pada #include <stdio.h> menggunakan tanda < >, sedangkan pada #include “fungsi.c” menggunakan petik dua, perbedaan antara tanda < > dan petik dua itu sendiri adalah lokasi dari file tersebut jika menggunakan petik dua maka lokasi yang akan diakses adalah folder dimana tempat dari sourcecode yang memanggil file tersebut ditempatkan dalam hal ini folder dari main.c, sedangkan jika menggunakan < > akan mencari file tersebut sesuai dengan lokasi yang telah ditentukan oleh compiler.

Oke sekian dulu untuk artikel ini.
Terima kasih, semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar