Jumat, 12 April 2013

Mengenal Percabangan (Decision Conditional) "IF" dalam Pascal


Apa kabar temen-temen? Salam Super! (udah kayak Pak Mario Teguh aja haha) :D
Kali ini kita akan belajar mengenai Percabangan (Decision Conditional) dalam Bahasa Pemprograman Pascal.

Sebelumnya apa teman - temen tau apa kegunaan dari Percabangan (Decision Conditional) dalam Pemprograman?
Percabangan adalah suatu keadaan dimana pernyataan dapat dieksekusi apabila suatu kondisi memenuhi syarat untuk mengerjakan pernyataan tersebut.

Bagaimana cara menulis Perintah percabangan di dalam Bahasa Pemprograman Pascal?

Dalam Bahasa Pemprograman Pascal terdapat 2 cara dalam menggunakan atau mengimplementasikan Percabangan (Decision Conditional) yaitu dengan menggunakan Perintah "IF" dan "CASE"

Kali ini kita akan membahas Percabangan dalam Pascal dengam menggunakan cara yang pertama yaitu IF

Ok ngak usah lama - lama, yuk kita bahas bersama - sama,,

A. Operator Percabangan (Decision Conditional) dalam Bahasa Pemprograman Pascal
Sebelum temen - teman belajar mengenai Percabangan sebaiknya temen - temen perlu tahu dulu berbagaimacam operator yang digunakan dalam perintah percabangan dalam Pascal

1. Relational Operators

contoh : A = 10 dan B = 20
OperatorDeskripsiContoh
=[SAMA DENGAN] Cek jika isi dari kedua operan dalah sama.(A = B) is not true.
<>[TIDAK SAMA DENGAN] Cek jika isi dari kedua operan dalah tidak sama.(A <> B) is true.
>[LEBIH DARI] Cek jika operan yang berada disebah kiri bernilai lebih tinggi dari operan di sebelah kanan.(A > B) is not true.
<[KURANG DARI] Cek jika operan yang berada disebah kiri bernilai lebih rendah dari operan di sebelah kanan.(A < B) is true.
>=[LEBIH DARI SAMA DENGAN] Cek jika operan yang berada disebah kiri bernilai lebih tinggi atau sama dengan dari operan di sebelah kanan. (A >= B) is not true.
<=[KURANG DARI SAMADENGAN] Cek jika operan yang berada disebah kiri bernilai lebih rendah atau samadengan dari operan di sebelah kanan. (A <= B) is true.


2. Boolean Operators

contoh : A = true dan B = false
OperatorDescriptionExample
andJika kedua operan bernilai true maka kondisi akan menjadi true(A and B) is false.
and thenMirip dengan operator AND, tapi urutan compiler mengevaluasi ekspresi logis. Kiri ke kanan dan operan yang tepat dievaluasi hanya bila diperlukan(A and then B) is false.
orJika kedua operan salah satunya bernilai true maka kondisi akan menjadi true(A or B) is true.
or elseMirip dengan operator OR, tapi urutan compiler mengevaluasi ekspresi logis. Kiri ke kanan dan operan yang tepat dievaluasi hanya bila diperlukan(A or else B) is true.
notDigunakan untuk mebalikkan logika operan, Jika kondisi bernilai true maka Logical NOT mengubahnya menjadi falsenot (A and B) is true.


B. Percabangan dengan Menggunakan Perintah "IF"

Penulisan Perintah Percabangan dengan menggunakan "IF" dalam bahasa pascal adalah sebagai berikut :

1. Statement IF tunggal

Khasus : Statement yang dikerjakan hanya jika kondisi "IF" terpenuhi

Penulisan Syntax :

if <conditiron> then
<statement>

contoh :

Jika variable "x" berisi lebih dari 50 maka program akan mencetak tulisan "Nilai X lebih dari 50"

Jadi code program nya adalah sebagai berikut :

program ifKahsus1;
var
   x,y :integer;
begin
   x:= 60;
  (* cek kondisi boolean(benar/salah) menggunakan IF statement *)
   if( x > 50 ) then
      (* jika kondisi bernilai benar/true maka kerjakan perintah di bawah ini *) 
      writeln('Nilai X lebih dari 50' );
      
   writeln('isi dari nilai X adalah : ', x);
   readln;
end.

Output dari program di atas adalah :
Nilai X lebih dari 50
isi dari nilai X adalah : 60
Sekarang coba temen - temen ubah nilai dari variable x menjadi 10, apa yang akan terjadi?
iya, tulisan "Nilai X lebih dari 50" tidak akan ikut tercetak. mengapa?
karena nilai dari variable x tidak lebih dari 50, jadi kondisi IF tidak terpenuhi atau menghasilkan nilai salah/false sehingga perogram hanya akan mengeksekusi perintah selanjutnya(di bawah IF)

2. Statement IF THEN ELSE

Khasus : Statement 1 dikarjakan jika variable x lebih dari sama dengan 50, dan Statement 2 dikerjakan jika variable x kurang dari 50.
Statement 1 => Cetak tulisan "Nilai X lebih dari sama dengan 50"
Statement 2 => Cetak tulisan "Nilai X kurang dari 50"

Untuk menyelesaikan khasus di atas kita memerlukan teman/pasangan setia dari perintah "IF" hehehe:D yaitu "ELSE"

Penulisan Syntax :

if <condition> then
   <statement1>
else
   <statement2>
Jadi code program nya adalah sebagai berikut :

program ifKahsus2;
var
   x : integer;
begin
   x := 100;
   if( x >= 50 ) then
      (* jika kondisi benar/true maka cetak Statemen 1 di bawah ini *)
      writeln('Nilai X lebih dari sama dengan 50' )
   else
      (* jika kondisi di atas salah/false maka cetak Statement 2 dibawah ini *) 
       writeln('Nilai X kurang dari 50' );
   
   writeln('isi dari nilai X adalah : ', x);
   readln;
end.

Output dari program di atas adalah :
Nilai X lebih dari sama dengan 50
isi dari nilai X adalah : 100
Sekarang coba temen - temen unbah nilai X manjedi 20, yang terjadi adalah :
Nilai X kurang dari 50
isi dari nilai X adalah : 20
Karena kondisi "IF" di atas salaj jadi program akan menjalankan perintah ke 2 yaitu perintah di bawah statement "ELSE"

3. Statement IF ganda

Khasus :
Statement 1 dikarjakan jika variable x lebih dari sama dengan 90,
Statement 2 dikerjakan jika variable x lebih dari sama dengan 70,
Statement 3 dikerjakan jika variable x lebih dari sama dengan 60,
Statement 4 dikerjakan jika variable x kurang dari 60,

Statement 1 => Cetak tulisan "Nilai anda adalah A"
Statement 2 => Cetak tulisan "Nilai anda adalah B"
Statement 3 => Cetak tulisan "Nilai anda adalah C"
Statement 4 => Cetak tulisan "Nilai anda adalah D"

program ifKahsus3;
var
   x : integer;
begin
   x := 50;
   if( x >= 90 ) then
      writeln('Nilai anda adalah A' )
   else if (x >= 70 ) then
      writeln('Nilai anda adalah B ')
   else if (x >= 60)  then
      writeln('Nilai anda adalah C')
   else
      writeln('Nilai anda adalah D' );

   writeln('nilai anda : ', x);
   readln;
end.

Hasil output dari program di atas adalah :


yosh!.. kita sekarang sudah bisa membuat program dengan menggunakan IF, keren banget hehhe..

QUESTION CORNER

Kalau gitu saya punya sedikit latihan untuk temen-temen semua

Khasusnya seperti ini :

saya mempunya1 2 buah variable yaitu variable x dan y.
variable x berisi text "Gen" dan variable y berisi text "Shishio"

Jika kedua variable benar berisi x = "Gen" dan y = "Shishio" maka
saya ingin program saya mencetak tulisan "BENAR! Isi dari variable x dan y adalah Gen Shisgio"

dan Jika salah maka program akan mencetak "Salah ! Isi dari varibale x dan y adalah <isi var x> <isi var y>"

<isi var x> <isi var y> isinya menyesuaikan isi dari yang temen-temen masukkan ke varibale x dan y

OK cukup sekian dulu kita bahas mengenai Percabangan di dalam Bahasa Pemprograman Pascal.
Di article selanjutnya kita akan bersama - sama membahas tentang metode Percabangan yang ke 2 yaitu menggunakan "CASE" jadi nantikan yah article berikutnya.
Semoga bermanfaat :)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar